Jakarta — Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Nasdiyanto, meminta Perumda Pasar Jaya mencari solusi konkret dalam menangani persoalan pasar tumpah yang masih terjadi di sejumlah wilayah Jakarta.
Hal tersebut disampaikan Nasdiyanto dalam rapat kerja Komisi C DPRD DKI Jakarta bersama Perumda Pasar Jaya. Menurutnya, banyak pedagang pasar tumpah yang beraktivitas di depan gedung pasar yang justru dikelola oleh Pasar Jaya.
“Banyak pasar tumpah yang berada di depan gedung pasar yang dikelola Pasar Jaya. Kami meminta bagaimana caranya agar para pedagang yang berjualan di luar dapat diarahkan dan difasilitasi masuk ke dalam area pasar,” ujar Nasdiyanto, Selasa (18/8/2026).
Menurutnya, penataan tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan pasar yang lebih tertib dan nyaman, tetapi juga menjadi salah satu langkah untuk mengurangi kepadatan serta mengatasi kemacetan di ruas jalan sekitar pasar.
“Ketika aktivitas jual beli masih berlangsung di badan jalan atau bahu jalan, tentu akan mengganggu lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kemacetan. Karena itu, penataan pedagang ke dalam area pasar menjadi bagian dari solusi,” tambahnya.
Nasdiyanto mendorong Pasar Jaya melakukan pemetaan dan pendekatan kepada para pedagang agar solusi yang dihasilkan tetap memperhatikan kepentingan pedagang sekaligus kenyamanan masyarakat.
“Jangan sampai keberadaan pasar justru membuat akses jalan semakin sempit dan menimbulkan kemacetan. Kita ingin pedagang tetap bisa berusaha, pasar semakin tertata, dan masyarakat juga mendapatkan akses jalan yang lebih lancar,” pungkasnya.
